Tipe-Tipe Pertanyaan untuk Memancing Diskusi Kelas

Guru seringkali ingin siswa lebih aktif dalam berdiskusi, khususnya untuk tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Untuk itu, guru biasanya sudah mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan untuk memancing diskusi ini. Sayangnya, guru sering terjebak pada jenis pertanyaan yang terlalu umum, sehingga sulit memancing daya pikir siswa. Contohnya seperti: “bagaimana pendapatmu tentang video tadi?”.  Pertanyaan yang menanyakan pendapat ini biasanya terlalu open ended, sehingga siswa pun sulit memikirkan jawaban dan diskusi sulit terjadi. Belum lagi ditambah dengan tipikal siswa di Asia, termasuk Indonesia, yang tidak terlalu aktif. Tentu harapan terjadinya diskusi kelas yang baik pun sering tidak tercapai.

Untuk membuat diskusi lebih mudah terjadi, guru perlu mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan yang lebih spesifik. Tipe-tipe pertanyaan yang diajukan ke siswa perlu membuat siswa berada dalam sebuah kerangka pemikiran tertentu. Berikut adalah contoh-contoh tipe pertanyaan yang bisa diberikan, yang dibagi berdasarkan kategori tertentu:

  • Tipe Opini
    1. Definisikan menggunakan tiga kata sifat, pengertian dari [……], menurut Anda!
    2. Sebutkan tiga dari  lima lokasi dari kejadian pada kasus  […….] sesuai dengan bacaan yang menurut Anda paling mendebarkan!
    3. Menurut Anda, tiga tipe mana dari […..] yang paling mampu membuat pembaca lebih penasaran?
  • Tipe Bukti
    1. Mengapa Anda berpikir demikian?
    2. Mengapa pengarang X berpikir bahwa manusia perlu mengalami kegagalan terlebih dahulu?
    3. Data apa yang dapat dijadikan dasar pemikiran kesimpulan tersebut?
  • Tipe Komparasi
    1. Bagaimana pendapat saya jika dilihat dari sisi ekonomi?
    2. Bagaimana seorang dengan latar belakang hukum akan membantah pernyataan penulis?
    3. Bagaimana teori X menyatakan keberatan terhadap teori Y?
  • Tipe Aplikasi
    1. Menurut Anda, mana bagian dari penjelasan di halaman xx yang dapat diaplikasikan dengan mudah di kota ini?
    2. Bagaimana Anda sebagai pelajar dapat mengaplikasikan cara manajemen waktu yang diajarkan oleh penulis?
    3. Setujukah Anda jika Presiden Indonesia menerapkan konsep kota X di kota ini?
  • Tipe Kritik
    1. Lebih dari tiga ilmuan terkenal tidak setuju dengan pendapat pengarang teori ini. Argumen apa yang  Anda dapat gunakan untuk  menambah kritikan ini?
    2. Jika dilihat dari sejarahnya, kritikan penulis X tidak sepenuhnya benar. Sudut pandang apa yang lebih baik ia jadikan sebagai dasar mengkritik?
    3. Jika Anda adalah X, bagaimana Anda melihat kinerja Y selama ini? Apa yang bisa lebih baik dilakukan?

Dengan menggunakan lima kategori ini: opini, bukti, komparasi, aplikasi, dan kritik, Anda bisa memancing diskusi dan perdebatan kelas. Higher order thinking dari siswa, yaitu kemampuan berpikir dan bukan sekedar menghafal pun akan terbentuk. Juga, tentunya Anda dapat langsung menggabungkan beberapa tipe pertanyaan berdasarkan kategorisasi di atas, misalnya tipe aplikasi dan kritik Anda gabungkan sehingga menjadi: “Apa yang Anda tidak sukai dari konsep pengarang X? Apa saja yang akan Anda lakukan secara berbeda jika mengacu pada teori Z?”.

Selain tipe-tipe pertanyaan ini, sebenarnya ada beberapa hal lain yang juga perlu diperhatikan, seperti bahan diskusi (bacaan, kasus, video, konsep, dsb), waktu yang diberikan untuk siswa dapat memahami bahan diskusi, keterampilan guru membawakan dan mengatur jalannya diskusi, sikap dan kebiasaan siswa di kelas, dan jumlah siswa di kelas. Diskusi memang bukan hal yang mudah dijalankan, terutama di awal-awal pertemuan. Namun berbagai manfaatnya tidak perlu disangsikan lagi. Sebagai guru, baik yang sudah mencoba atau belum, tidak ada salahnya Anda mencoba mempraktekkan hal ini di kelas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s